Hey kawan..coba dengarkanlah kebusukan yang terlalu lama tumbuh di tanah yang harusnya kita rasakan bangga ini,,mereka telah menanam dusta dan benarkan jika kita yang jadi korban busuknya mereka. Pantas saja sang pencipta alam sering murka dengan Negri ini, dihujat dengan berbagai bencana. Seringkah kalian mendengar tentang satu kata "korupsi"..? Ya.. korupsi sering terdengar dengan jelas ditelinga kita apalagi di Negeri tercinta kita ini, tak pernah lepas juga di bahas di pemberitaan-pemberitaan masa.
Tentu saja mereka adalah biang kerok penyebab salah satu bobroknya Negeri ini,,dasar Bedebah..!! Uang rakyat dipakai sogokan, mempermainkan orang layak bola sodok dengan senyumnya yang jorok, gerogot menggorogoti seperti tikus tapi terbungkus baju politikus dan berdasi. Atas dasar memperkaya diri terutama mereka melakukan tindakan busuk itu..dasar Bedebah..!! Dimana otak mereka, atau mereka memang tak punya otak dan sadarkah mereka lakukan semua ini.? Mungkin mereka sudah tuli untuk bisa mengakui, dan mungkin sudah tak perduli untuk bisa mengakui kesalahan. Hebatnya mereka bisa lakukan apa saja yang mereka mau. Menghalalkan berbagai cara utuk mendapatkan hasil serta mampu membeli semuanya dengan hasil kebusukan mereka..dasar Bedebah..!! Gila..hukum yang sebagai dasar negara ini juga mampu mereka beli..hebat dalam satu sisi kebobrokan merugikan banyak pihak terutama sang bumi Pertiwi ini.
Ironisnya mereka para pengadil hukum dengan suka hati terima sogokan dari para tikus koruptor yg telah jadi tersangka,,ckckckckkk. Sogokan untuk permudah eksekusi, untuk peringan hukuman. Mereka para pennggerogot Milyard-an uang negara divonis hukuman ringan, sedangkan seorang pencuri sepasang sandal saja mereka vonis berat. Masih pantaskah mereka disebut pengadil hukum.? Dan masihkah ada keadilan di negeri ini.? Sogok sana-sini, Bobrok-bobrok semua jadi bobrok karena ulahnya..Bedebah kalian para tikus-tikus koruptor.!!
Hey kawan..mari kita sejenak bandingkan mana yang mulia dan mana yang hina. Antara Orang – orang yang memakai dasi selanjutnya menjadi sampah karena kebusukannya menggerogoti uang Negara dengan membabi buta atau mereka para pemungut sampah tapi bukan sampah, yang mencari nafkah dengan ikhlas mengumpulkan rongsokan dan membersihkan kotoran-kotoran sampah yang penting dapat bayaran, bukan hasil sogokan atau curian. Siapa yang mulia..?? Hai tuan pemungut sampah hatimu lebih mulia..
"Bedebah raksasa adalah mega bencana...hancurkan sarang koruptor...
Bunuh,,Bantai semua..!!! "
Bunuh,,Bantai semua..!!! "
Ini semua adalah ungkapan yang ada pada diri saya,,semua yang terlintas di otak,saya curahkan dalam blogg ini. Muak dan jengah yang saya rasakan pada mereka [para tikus-tikus Bedebah]. Tentu bukan saya saja yang merasakan hal demikian, anda pasti juga. Sekian dan terima kasih buat kawan-kawan yang sudah berkenan mengunjungi blogg saya..mohon maaf jika banyak kata-kata yang tak nyaman untuk dibaca karena ini adalah isi emosi saya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar